Berbagai karakter manusia
aku jumpai, expecially para wanita. Ah, kami memang sangat unik. Dari berbagai
pertemanan, persahabatan maka betapa tersenyumnya diri ini dengan sebuah
kesimpulan. Kami berbeda dalam menyikapi hidup, khususnya cara mengatasi
kejenuhan.
Ada diantara kami yang
sangat senang berbelanja, hobi ke mall dan pusat perbelanjaan lainnya. bagi dia
jalan-jalan ke mall itu merupakan refreshing yang sangat ampuh mengatasi
kejenuhan rutinitas. Kalau melihatnya berbelanja sepertinya semangat sekali.
Meskipun ujung-ujungnya gak ada barang belanjaan yang berhasil dibawa pulang.
Tapi, happy aja!
Ada yang hobi perawatan.
Dari ujung rambut sampai ujung kaki semua mendapat perawatan (baca salon).
Aihmak, bukan tak suka tapi belum kuat kantongnya. Bagi dia perawatan itu
memberi kebahagiaan tersendiri dan hilanglah kepenatannya. Spa, lulur, facial,
entah apa pun namanya lagi saking banyaknya pun aku bingung.
Ada yang hobi makan/jajan.
Berbagai kuliner sudah hampir semua disambanginya. Dari yang pinggir jalan
sampai restoran mewah. Makanan lokal sampe internasional. Rasanya kalau udah
makan/jajan gitu frustasi dan penatnya hilang kali ya. Hehee
Hem,,,
Ada lagi kah?
Oya, ada yang hobi
jalan-jalan. Yek, awak masuk lah ni. Senang sekali rasanya kalau jalan-jalan ke
alam terbuka. Melihat kekuasaan Allah di alam semestra. Duh, rasanya kalau udah
jejalan tu otak ni macam habis di charger. Itulah sebenarnya dalam daftar dream
itu banyak sekali tempat yang ingin dikunjungi. Karena bumi Allah itu luaass
sekali.
Ada yang kalau udah kumat
perginya ke toko buku. Lihat buku tersusun rasanya happy banget. Penat, gundah
dan lainnya itu seperti terbang terbawa angin. Apalagi bisa memborong buku
sebanyaknya, makin lengkaplah kebahagiaan itu. Hehee.. semoga selalu menyenangi
hal-hal positif dan progresif. Terus berkarya.
Ada juga kali yang kalau
jenuh, pelampiasannya masak. Wow, kalau yang ini positif banget. Melihat dapur
berantakan seperti kapal mau karam mungkin dia puas ya. Hehe.. meski akhirnya
hasil karya tak seindah resep di buku. Hahaa
Itulah sekelumit tentang
keanehan kami para wanita...:)
Artikel lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Kami para wanita"
Posting Komentar